بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Tanya Jawab

Fiqih

Q
28 Jun 2026

Afwan ust, Sholat 5 waktu berjamaah di mesjid, ketika kita sampai di mesjid bertepatan dengan azan maka mana yg di dahulukan berdiri sambil nyaut azan atau sholat sunnah tahyatul mesjid?

A

Hukum Mendahulukan Menjawab Azan daripada Tahiyatul Masjid

Secara umum, apabila seseorang masuk ke masjid dan muazin sedang mengumandangkan azan, maka yang lebih utama baginya adalah berdiri terlebih dahulu untuk menjawab azan hingga selesai, baru kemudian melaksanakan shalat sunnah Tahiyatul Masjid.

I. Landasan Hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam


1. Perintah Menjawab Azan

Dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

«إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ، فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ»

“Apabila kalian mendengar muazin (mengumandangkan azan), maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan.”
(Dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari dalam Shahih al-Bukhari, Jilid 1, Halaman 126, Nomor 611; dan Imam Muslim dalam Shahih Muslim, Jilid 1, Halaman 288, Nomor 383)

 

2. Perintah Shalat Tahiyatul Masjid

 

Dari Abu Qatadah al-Anshari Radhiallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

«إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ»

“Apabila salah seorang di antara kalian masuk ke dalam masjid, maka janganlah ia duduk sampai ia mengerjakan shalat dua rakaat.”
(Dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari dalam Shahih al-Bukhari, Jilid 1, Halaman 96, Nomor 444; dan Imam Muslim dalam Shahih Muslim, Jilid 1, Halaman 495, Nomor 714)


II. Alasan Pendahuluan (At-Tarjih)

Para ulama, termasuk di antaranya Imam an-Nawawi dan Ibnu Qudamah, menjelaskan bahwa menjawab azan didahulukan karena dua alasan:

  1. Ibadah yang Terikat Waktu (Faut): Menjawab azan adalah ibadah yang memiliki waktu sangat sempit dan akan terlewat jika tidak dilakukan saat itu juga. Sedangkan shalat Tahiyatul Masjid waktunya lebih longgar (selama seseorang belum duduk).
  2. Mendapatkan Dua Pahala: Dengan berdiri menjawab azan lalu shalat, seseorang mendapatkan pahala menjawab azan sekaligus pahala shalat. Jika ia langsung shalat, ia akan kehilangan pahala menjawab azan secara sempurna.

 

III. Pengecualian: Saat Azan Jumu'ah (Khutbah)

Terdapat satu kondisi di mana seseorang tidak menunggu azan selesai, yaitu jika ia masuk masjid saat azan kedua pada hari Jumat (azan sebelum khutbah).
Alasannya: Mendengarkan khutbah Jumat hukumnya wajib, sedangkan menjawab azan hukumnya sunnah. Jika seseorang menunggu azan selesai baru shalat Tahiyatul Masjid, maka ia akan tertinggal bagian awal khutbah karena sedang shalat.
Maka dalam kondisi ini, ia diperintahkan untuk langsung melaksanakan shalat Tahiyatul Masjid secara ringan (singkat) walaupun saat azan sedang berkumandang, agar setelah shalat ia bisa langsung fokus mendengarkan khutbah.


IV. Kesimpulan

  1. Pada Shalat Lima Waktu: Anda sebaiknya tetap berdiri dan menjawab azan hingga selesai, baru kemudian melaksanakan shalat Tahiyatul Masjid.
  2. Pada Shalat Jumat (saat azan sebelum khutbah): Anda sebaiknya langsung shalat Tahiyatul Masjid secara singkat dan tidak perlu menunggu azan selesai, agar dapat mendengarkan khutbah sejak awal.

Dijawab oleh: Ustadz Abu Thohir Jones Vendra, Lc., M.A.  ·  Pertanyaan dari: Hamba Allah

WhatsApp Telegram
← Semua Tanya Jawab